Selasa, 04 Agustus 2009

Pemilihan KETUA PMV putaran pertama


Kebaktian remaja sabtu, 1 Agustus 2009
Pemimpin kebaktian : Levina (facebook)
Lilin Altar : Ratnasari
Dhammapada : Widya (facebook) & Antoni (facebook)
Penulis : Tommy (facebook)


Sudah setahun, tidak terasa masa kepemimpinan Sdri. Yessica F.S
sebagai ketua PMV SAG akan segera usai. Banyak sekali hal yang sudah Sdri. Yessica F.S. sumbangkan selama masa jabatannya sebagai Ketua PMV SAG periode 2008/2009, suka duka semua ia hadapi dengan terus semangat.
Karena masa kepengurusan inilah, Panitia pemilihan Ketua PMV SAG, yang diketuai oleh Sdri. Grace Chandra, membuat kebaktian kali ini untuk memperkenalkan dan memilih para calon kandidat ketua vihara untuk periode 2008/2009.

Proses pemilihan ketua PMV SAG dari tahun ke tahun semakin menampakan peningkatan dalam hal penyaringan dan kualitas sumber daya manusia nya. Pada pemilihan ketua kali ini, Panitia menyalonkan 5 kandidat calon ketua. Yakni :

1. Nama : Sidhi Agustiana Taniman
Nama Visudhi : Anggira
Jabatan : Seksi Kebhaktian Bag. Absensi
Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 20 Agustus 1992
Alamat Email : -
Golongan Darah : O
Hobi : Main PS
Pandangan Terhadap
Buddha Dhamma : “Suatu ajaran yang sangat mulia untuk dapat melepaskan Dukkha”
Motto : “Menjadi orang yang sukses”
2. Nama : Nanda Devi Nur (facebook)
Nama Visudhi : Bhavita
Jabatan : Seksi Kesenian
Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 18 Juni 1992
Alamat Email : n_dn_janggeum@yahoo.co.id
Golongan Darah : O
Hobi : Baca Novel
Pandangan Terhadap
Buddha Dhamma : “Indah pada awalnya, pertengahan dan akhirnya”
Motto : “Make your dreams come true”
3. Nama : Dwi Yunantara (facebook)
Nama Visudhi : Kirana
Jabatan : -
Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 23 Mei 1995
Alamat Email : KIRZ-hitzoe@yahoo.co.id
Golongan Darah : -
Hobi : Baca
Pandangan Terhadap
Buddha Dhamma : “Jalan menuju penerangan”
Motto : “Jangan cepat menyerah”
4. Nama : Meylianawati Dewi (facebook)
Nama Visudhi : Aravinda
Jabatan : -
Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 23 Mei 1995
Alamat Email : Dewi_violetgirl@yahoo.com
Golongan Darah : -
Hobi : Jalan-Jalan
Pandangan Terhadap
Buddha Dhamma : “Hidupku menjadi lebih baik dan lebih sering berbuat baik”
Motto : “Harus rajin ke Vihara”
5. Nama : Irwin Virya Jaya (facebook)
Nama Visudhi : Dhammika
Jabatan : -
Tempat Tanggal Lahir : Karawang, 27 April 1994
Alamat Email : fanz_irwinviryajaya@yahoo.com
Golongan Darah : B
Hobi : Main Basket
Pandangan Terhadap
Buddha Dhamma : “Suatu kebenaran yang tak akan lapuk oleh waktu”
Motto : “Hidup terkadang ada yang positif dan negative maka kita harus mengambil yang positif.”

Nama-nama tersebut sudah dipertimbangkan oleh panitia pemilihan ketua periode 2009/2010 dengan melihat hasil kerja, cara kerja dan sikap para calon kandidat pada masa kepengurusan 2008/2009.

Hari ini adalah hari pemilihan ketua PMV SAG pada putaran pertama, dimana para umat yang hadir dipersilahkan untuk memilih 3 calon dari 5 calon wakil ketua yang akan kembali dipilih sebagai ketua PMV SAG pada putaran ke 2.

Proses pemilihan pada putaran pertama ini, panitia membuat simulasi kelompok untuk berdiskusi dengan tujuan, para calon ketua menjadi juru bicara untuk kelompoknya, sehingga para umat yang hadir bisa melihat secara langsung cara para calon ketua berbicara di depan umum, cara pengambilan keputusan dan pengendalian emosional para calon ketua PMV.

Diskusi kali ini saya diminta oleh Sdri. Grace Chandra untuk menjadi moderator , dilemparkan kasus sebagai berikut :

Kasus : Pendidikan
Dewasa ini, pendidikan adalah hal yang sangat penting yang menentukan kesuksesan seseorang. Ada dilema pendidikan di Indonesia dalam pemilihan sekolah yang berkualitas. Seperti yang kita semua tahu dan akui bahwa sekolah-sekolah swasta yang memiliki standart kurikulum pendidikan yang baik, kebanyakan mewajibkan para siswanya untuk mengikuti atau belajar Agama sesuai yayasan yang mereka punya. Contohnya sebuah sekolah swasta di Rengasdengklok B.. PEN.., para siswa harus belajar agama Kristiani dan banyak sekolah swasta lainya menerapkan hal serupa dalam hal pendidikan Agama. Padahal pendidikan agama adalah salah satu pendidikan terpenting dan merupakan pondasi pola piker setiap orang. Di sisi lain, apabila kita memutuskan untuk sekolah ke sekolah negri dengan pertimbangan mendapatkan pendidikan agama sesuai agama yang kita anut, tapi mutu dan kualitas sekolah masih dipertanyakan. Terlebih pada sekolah-sekolah dengan subsidi pemerintah yang biasanya, para guru malas dan ogah-ogahan dalam mengajar.

Dari hal tersebut, timbul pertanyaan untuk masing-masing kelompok, yakni :
1. Sekolah mana yang akan anda pilih? Sekolah negri atau sekolah swasta yang memberikan pendidikan agama non. Buddhis?
2. Apabila anda sudah terlanjur sekolah di sekolah swasta, apa yang akan anda lakukan untuk tetap dapat belajar Dhamma?
3. Apabila anda bersekolah di sekolah swasta, pergaulan, pola pikir dan lingkungan anda adalah pola pikir dan lingkungan agama tertentu, apa yang anda lakukan agar tidak terpengaruh?..

Aturan-aturan :
1. Para umat dipersilahkan untuk berkelompok dengan pimpinan para calon ketua.
2. Para calon ketua adalah Juru bicara satu-satunya dalam kelompok. Jadi apabila ada tanggapan dalam diskusi dari anggota kelompok, anggota hanya diperbolehkan untuk menyampaikan pada juru bicaranya yakni calon ketua tersebut.
3. Tujuan diskusi untuk memudahkan para umat untuk melihat kepiawan para calon ketua dalam berbicara, pola pikir dan cara pengambilan keputusan,

Dari pertanyaan nomor 1, beberapa kelompok sepakat menjawab memilih sekolah swasta karena dilihat dari kualitas mutu pendidikan yang jauh lebih baik, dari disiplin dan penghargaan hak asasi siswa. Tapi ada salah satu kelompok dimana Irwin Virya Jaya sebagai ketua kelompok nya menyatakan mereka lebih pilih sekolah negri dengan alas an menitik beratkan pada pendidikan agama yang mereka dapatkan di sekolah negri sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Kalo ditilik dari sisi kualitas pendidikan, tergantung dari pribadi siswanya.

Setelah semua kelompok selesai memberikan pendapat dan sanggahan, saya lanjutkan pada pertanyaan 2 dan 3.

Apabila anda sudah terlanjur sekolah di sekolah swasta, apa yang akan anda lakukan untuk tetap dapat belajar Dhamma?
pabila anda bersekolah di sekolah swasta, pergaulan, pola pikir dan lingkungan anda adalah pola pikir dan lingkungan agama tertentu, apa yang anda lakukan agar tidak terpengaruh?..

dari pertanyaan ini,
semua kelompok sepakat menjawab, apabila sudah terlanjur bersekolah di sekolah swasta, tetap bisa untuk belajar Dhamma, yakni dengan rajin datang ke vihara, ikut seminar-seminar Buddhis pun bisa mendapat banyak pelajaran, ikut pelatihan kemoralan, Pabajja dan lain-lain. Dengan kegiatan-kegiatan seperti itu akan membuat kta tetap berpegang teguh pada keyakinan tentang Buddha Dhamma.

Setelah Diskusi antar para calon ketua selesai, proses pemilihan ketua PMV dilanjutkan dengan pemilihan suara oleh para umat untuk memilih 3 calon kandidat yang akan akan kembali mengikuti proses seleksi dan pemilihan pada pemilihan putaran ke-dua yang akan dilaksanakan pada hari sabtu, 8 Agustus 2009 nanti.

Setelah kertas suara dibagikan, para remaja yang hadir sungguh antusias untuk memilih pada calon ketua yang kelak akan menggantikan Sdri Yessi F.S. pada periode 2009/2010.

Setelah dihitung, semua umat yan hadir berjumlah 33 orang termasuk panitia pemilihan PMV dan para calon ketua PMV.

Setelah selesai menuliskan para calon ketua, akhirnya kertas suara pun mulai dihitung. Dan hasil nya adalah :


Setelah hasil ketiga calon ketua didapat yakni Dwi, Nanda dan Sidhi, panitia memberikan tugas baru untuk membuat paper tentang riwayat hidup Buddha. Tugas ini dimaksudkan agar panitia pemilihan ketua PMV mengetahui seberapa banyak pengetahuan para calon ketua dalam Buddha Dhamma.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Search